JULIA Menikah Mide - 267 Lelang budak-Gadis17

JULIA Menikah Mide – 267 Lelang budak-Gadis17. Aku sudah pacaran dengan Deasy sejak kelas 1 SMA sampai sekarang kuliah semester 6 di sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta. Hubungan kami selama ini berjalan damai, mungkin terlalu damai. Tai khir-akhir ini aku merasa hubunganku dengan Deasy terasa hambar. Walaupun di lain sisi Aku benar-benar cinta kepadanya, itu karena ia sangat mengerti aku dan menerimaku apa adanya. Secara fisik Deasy tergolong  petite  kalo orang bule bilang. Tingginya yang hanya 160cm sangat cocok dengan wajahnya yang  baby face. Kulitnya putih mulus, tubuhnya padat berisi dengan ukuran yang sangat ideal.

Telepon kututup dengan pelan. Tanganku meraih remote VCD dan menekan play. 15 menit aksi Bruce Wilis dalam Die Hard tidak mampu mengusir rasa hampaku. Kumatikan televisi dan VCD. Kuputuskan untuk keluar saja jalan-jalan. Kuambil kunci Honda Jazz kesayanganku dan meluncurlah aku menuju entah kemana.
Di tengah jalan, aku melewati toko kue langgananku. Aku teringat Deasy dan kue kegemarannya, kue mangkok. Aku mendapat ide untuk membelikannya beberapa kue dan mengantarkannya sebagai surprise, hitung-hitung cari muka juga di depan tantenya hehehe Setelah membeli selusin kue mangkok, akupun meluncur menuju rumah Deasy. Mobilku sengaja kuparkir agak jauh supaya ia tidak bisa mendengarnya, karena dia sudah hafal dengan suara mesin mobil kesayanganku.
Aku tidak ingin hubunganku dengan Deasy yang sudah kujalin selama 6 tahun lebih ini, putus begitu saja. Aku butuh Deasy sebagai penyemangat hidupku, dan aku merasa ia juga membutuhkan kasih sayangku karena dia hanya tinggal berdua dengan ibunya yang pengusaha mebel. Bisnis mebel ibunya sangat maju karena sudah sampai diekspor ke luar negeri. Konsekuensinya, sang ibu harus sering meninggalkannya sendiri di rumah untuk mengontrol pabrik mebelnya di Jepara. Orangtuanya bercerai sejak Deasy masih SD sehingga ia sangat membutuhkan figur laki-laki dewasa, figur yang menurut nya dia temukan pada diriku.
Pada suatu weekend, seperti biasa aku meneleponnya untuk mengajak keluar.
Sayang, nanti malem kamu mau nggak nyobain restoran baru di Kemang?
Duh Deasy mau banget mas, tapi tante dari Semarang baru dateng nih. Deasy musti nemenin dia, nggak enak soalnya mama kan lagi di Jepara.
Oh ya udah gak papa deh kalo gitu..
Yaaa sayang, jangan marah ya, kamu mau ngapain dong sendirian..
Gak papa sayang, aku di rumah aja kalo gitu nonton
Maap ya sayang, Deasy janji deh nanti ketemu di kampus deasy kasih sejuta cium buat yayang yang paling sabar sedunia..
Hehehehe janji yaa Awas loh kalo ketemu aku tagih
Hihihi iya sayang, ya udah aku nemenin tanteku lagi ya
Oke sayang, kiss dulu mmmwah
eeeMmmmwah love you too sayang.

Sampai depan rumahnya, ada sebuah motor terparkir. Aku agak heran karena pagarnya tidak terkunci, padahal biasanya kalau ibunya sedang pergi keluar kota, Deasy selalu menguncinya karena memang dia tinggal sendirian di rumah. Demi menjaga surprise, aku diam-diam masuk. Pintu depan rumahnya kutemukan terkunci. Aku tidak ingin mengetuk supaya tetap surprise. Aku berjalan ke samping rumah menuju jendela kamarnya. Semakin dekat aku mendengar suara-suara aneh dari dalam kamarnya. Persis di depan jendela kamarnya, kusibakkan sedikit gordennya untuk mengintip. Apa yang kulihat kemudian membuat darahku mendidih.
Deasy sedang di atas tempat tidurnya dalam keadaan telanjang bulat, dengan posisi menungging dan seorang lelaki jelas-jelas sedang menyetubuhinya dari belakang. Betapa terkejutnya aku, pacarku sedang disetubuhi orang dengan gaya doggy style. Jelas kulihat ekspresi muka nya yang seperti menahan rasa puas dan sakit bersamaan. Tubuh seksi pacarku maju mundur terdorong oleh hentakan pinggang lelaki yang sedang menghunjamkan penisnya ke dalam vagina Deasy. Pinggulnya dicengkeram erat oleh kedua tangan lelaki itu. Terlihat kontras sekali warna pantat putih Deasyyang mulus beradu dengan pinggul lelaki yang berkulit coklat gelap itu.

Aku mencoba pindah melihat dari sisi jendela satunya lagi. Sekarang dapat kulihat penis lelaki itu ternyata besar dan panjang sekali, sekitar 23 cm panjangnya, 2 kali lebih besar dari penisku. Vagina Deasy yang mungil ternyata mampu menampung penis sebesar itu. Penis raksasa itu keluar masuk vagina pacarku dengan lancarnya, itu berarti Deasy sudah sangat terangsang sampai becek vaginanya.
Ouh ouh ouh enak banget bang terus bang, ceracau Deasy sambil terengah-engah penuh kenikmatan.
Oooh si eneng rapet banget abang kayak ngentot sama perawan, lelaki itu dengan kurang ajarnya mengomentari memek pacarku.
Ahh ahh ahhh kontol abang sih gede banget Aahhhh enak baaang Deasy menjawab dengan melenguh keenakan.
Belum pernah kudengar Deasy menggunakan kata-kata kasar seperti itu. Tak kusadari, penisku sudah mengeras tertahan celana jeansku. Aku terangsang melihat pacarku disetubuhi orang, aku terangsang melihat vagina pacarku dihantam oleh penis yang besar milik lelaki asing itu.
Owh bang terus bang, Deasy mo keluar lagi bang terus entot memek Deasy bang ooh ooh…oooooooooooooooooh.. Tubuh nya mengejang tanda telah mencapai orgasme. Lelaki itu melepaskan cengkeramannya. Tubuh Deasy terkulai lemas di kasur. Sekarang terlihat jelas penis raksasa itu tegang hitam mengkilat berselaput cairan vagina pacarku.
Duh abang kuat banget sih, Deasy udah empat kali keluar tapi peler abang masih ngaceng aja ia meraih penis besar lelaki itu dengan ekspresi muka penuh kepuasan.
Yah maklum neng, bini abang lagi hamil tua, abang udah 5 bulan lebih kagak ngewe. Mangkenye sekalinya ketemu memek, si otong semangat juang empat lima dah ucap lelaki itu dengan seringai kepuasan karena mampu membuat cewek secantik dan seseksi Deasymelayang ke langit kenikmatan.
Uh Deasy ngiri deh sama bininya abang, bisa ngerasain ngentot sehebat ini tiap hari ucapnya sembari mulai mengocok penis besar itu.
Hehehe.. Lelaki itu terkekeh, Bini abang mah kalo udah mulai cerewet, ntu brarti memeknya udah gatel minta ditancep neng. Hampir tiap malem dah die minta dientot mulu, kadang sampe pagi, mangkanye abang selalu ngojeknya siang.
Bangsat! Ternyata lelaki ini tukang ojek langganan Deasy. Aku ingat ia selalu bercerita kalau dia punya tukang ojek langganan yang selalu mengantarnya ketika aku sedang tidak bisa menjemputnya. Aku semakin terangsang memikirkan seorang tukang ojek berwajah kampungan berkulit coklat gelap yang sedang menyetubuhi pacarku Deasy yang putih, cantik dan seksi.
Neng, ayo dong mulai lagi si otong udah ga sabar nih pengen ngebor. Tukang ojek itu rupanya tidak sabar ingin menyetubuhi lagi pacarku yang cantik.
Uuhh si abang tapi Deasy di bawah ya bang, kaki Deasy lemes nih Ucap nya dengan senyum nakal menggodanya itu.
Ah tenang aja neng, si eneng tinggal ngangkang, trus rasain dah enaknya dientot kanjut abang Tukang ojek itu berujar sambil bergerak ke atas tubuh molek Deasy.
Mmmmmhhhh ayo bang masukin . Deasy melebarkan kedua kakinya, membuat vaginanya yang sudah merah dan basah tepat berada di depan penis besar sang tukang ojek.
Nih, neng rasain lagi titit abang yah Tukang ojek itu kembali menancapkan penis besarnya ke vagina Deasy.
Aaaaaauuuhhhh… DEasy merintih antara sakit dan nikmat. MMMmhhhhhh… aahhh…
Bless…bless… Clop clop clop terdengar jelas penis besar itu dengan lancarnya menembus vagina Deasy yang sudah sangat basah. Mulut si tukang ojek dengan rakusnya menghisap-hisap payudara Deasy. ia semakin melenguh tidak karuan.
Oooh…ahhhh…oooh…..ahhhh Intan semakin meracau dan merintih.
Selama 5 menit kemudian kulihat ranjang Deasy ikut bergetar karena hunjaman pinggang si tukang ojek. Mata Deasy tertutup dengan ekspresi menggigit bibir. Aku semakin terangsang hebat melihat pacarku sedang terbaring pasrah disetubuhi tukang ojek kampungan itu. Tak tahan lagi kubuka retsleting celana jinsku dan kukeluarkan penisku. Aku bermasturbasi sambil menyaksikan pacarku yang cantik disetubuhi seorang tukang ojek berpenis besar.
Tanpa kusadari, aku mulai menikmati pemandangan vagina pacarku yang sedang dibor penis berukuran besar tersebut. Tak membutuhkan waktu lama bagiku untuk mencapai ejakulasi. Akupun menumpahkan spermaku ke dinding luar kamar pacarku sendiri. Sungguh aneh, pacarku sedang disetubuhi orang lain sedangkan aku hanya bisa bermasturbasi sambil menonton mereka memadu birahi.
Oooh neng abang mau keluar nih neng Rupanya tukang ojek itu sudah hampir mencapai klimaksnya.
Oooh terus bang Deasy juga mau keluar lagi bang…oohhhh…ahhhh….auhhhh Deasy memeluk erat punggung tukang ojek itu seperti tidak rela melepasnya.
Ooouuuhhh….bentar neng abang cabut ya… Aaahhhh. Abang keluarin di luar biar eneng nggak hamil.
Jangan bang ouuuhhhh…aahhhh… jangan dicabut aaahhh. Terus bang. keluarin di dalem aja sama-sama ya bang aaahhhh….oooh Deasy  memeluk erat punggung tukang ojek itu, tidak rela berhenti disetubuhinya. Oooooooooh keluar lagi baaaaaang…ahhhh…….
Ooohhh…iya neng….auuhhhh.abang keluar nih neng. AAAAAAaahhhhhh…… Tubuh tukang ojek itu menegang dengan penis besarnya yang masih tertancap di vagina pacarku, menumpahkan spermanya langsung ke rahim Intan. Selama 10 detik kulihat si tukang ojek orgasme mengucurkan benihnya ke vagina pacar kesayanganku.
Pelan-pelan tukang ojek itu memutar badannya. PLOP! Suara penis besar yang tercabut itu jelas terdengar. Cairan putih kental mengalir pelan keluar dari vagina pacarku. Rupanya banyak sekali sperma yang dikeluarkannya sampai luber. Dua manusia itu terbaring lemas setelah mencapai puncak birahi.
tanpa pikir panjang,,, walaupun aku menikmati pemandangan itu sesungguhnya hati ini hancur lebur… kuambil gambar mereka, sebagai barang bukti.
keesokan harinya kutunjukan pada deasy… dan saat itu pua aku memutuskan untuk tidak berhubungan dengannya.